8 Tips dalam Pergi ke Museum

Ilustrasi : Museum MotoMoto

Mengunjungi museum semisal harga tiket masuk museum motomoto itu menyenangkan. Apalagi jika di museum ada berbagai kegiatan yang bisa Anda ikuti. Tapi jangan lupa teman, ada hal penting lain yang harus Anda perhatikan saat bepergian ke museum. Berikut adalah 8 tips yang mungkin berguna bagi Anda.

1. Cari tahu tentang Museum yang akan dikunjungi

Sebelum memutuskan untuk pergi ke museum bersama keluarga Anda, Anda harus terlebih dahulu mencari informasi tentang museum yang akan dituju. Anda dapat memperoleh informasi dari internet, brosur, atau bertanya kepada teman-teman yang telah mengunjungi museum. Jangan lupa untuk bertanya tentang hari dan jam operasi, lokasi, dan harga tiket masuk ke museum.

2. Persiapkan stok yang cukup

Menyiapkan barang bawaan seperti ketentuan yang memadai, harus dilakukan teman – teman. Karena jika perut terasa lapar, bagaimana kita bisa menikmati koleksi benda-benda unik dan informasi yang terdapat di museum. Biasanya di beberapa museum memang menyediakan kantin atau koperasi kecil yang menjual makanan ringan. Tetapi akan lebih baik jika Anda sudah menyiapkannya dari rumah. Jangan lupa, sampah dibuang ke tempat sampah yang sudah tersedia.

3. Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman dipakai

Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk dipakai saat mengunjungi museum, juga harus diperhatikan. Jangan sampai kostum teman kita salah, hehehe. Gunakan juga alas kaki seperti sepatu atau sandal yang pas. Jika Anda mendapatkan lecet, karena lecet pada akhirnya akan merusak suasana hati ketika menikmati suasana di museum.

4. Mengikuti kegiatan di museum, benar-benar menyenangkan

Meski menyimpan benda-benda unik dan koleksi tak ternilai, bukan berarti museum adalah lokasi yang membosankan. Karena beberapa museum memiliki kegiatan yang dapat Anda ikuti ketika berkunjung. Misalnya di museum layang-layang, atau museum Tekstil. Di kedua museum kita dapat mencoba berbagai hal menarik. Seperti membuat dan mewarnai layang-layang, membuat keramik, dan membuat batik.

5. Ikuti aturan dan peraturan di museum

Ketika Anda memilih untuk mengunjungi museum, maka jangan lupa untuk mengikuti aturan dan peraturan di museum yang dimaksud. Salah satu contoh urutan yang sedang dan sering ditulis adalah, jangan menyentuh koleksi yang ada.

6. Timbulkan  rasa ingin tahu dan memancing imajinasi

Berbagai hal yang dilihat anak-anak di museum akan memancing rasa ingin tahu mereka untuk mencari tahu lebih dalam dan memancing mereka untuk mengembangkan imajinasi tentang hal-hal ini. Misalnya ketika mengunjungi museum maritim dan melihat replika kapal karam mereka pasti akan bertanya banyak hal seperti mengapa kapal itu bisa tenggelam? Bagaimana cara membawa kapal sebesar itu ke museum? Bagaimana cara orang membuat kapal besar dengan peralatan improvisasi? Dan berbagai pertanyaan tak terduga lainnya.

7. Interaksi dengan banyak dan beragam orang

Mengunjungi museum bukan hanya soal menambah pengetahuan dan wawasan. Kegiatan ini dapat digunakan sebagai tempat untuk mengajar anak-anak cara berinteraksi dan bersosialisasi dengan banyak orang. Karena mereka biasanya mengunjungi museum dalam bentuk kelompok sehingga anak-anak dapat saling bertanya dan menjawab. Selain itu mereka juga dapat berinteraksi dengan pengunjung museum lain yang belum dikenal.

8. Dapatkan perspektif / perspektif waktu yang lebih jelas dan lebih luas

Ada berbagai peristiwa di dunia yang terjadi selama cahaya yang terkadang membingungkan anak-anak. Museum biasanya memiliki grafik, angka, atau bentuk presentasi lainnya untuk menggambarkan suatu peristiwa atau sejarah dalam perspektif waktu sehingga lebih mudah bagi anak-anak atau orang awam untuk memahami sejarah. ***

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.