Ramadhan Mubarok

Hindari 12 Hal Ini Jika Ingin Puasa Ramadhan Tidak Batal

puasa Ramadhan
Hindari 12 Hal Ini Jika Ingin Puasa Ramadhan Tidak Batal

Salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Muslim adalah puasa di bulan Ramadhan. Secara istilah puasa memiliki arti menahan diri dari segala hal yang bisa membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar (subuh) hingga terbenam matahari (waktu magrib) dengan niat hanya karena Allah semata.

Kewajiban umat Muslim untuk melakukan puasa tercantum pada Surah Al-Baqarah ayat 83 yang berbunyi, “Wahai orang orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Adapun syarat syarat yang harus dipenuhi oleh seorang Muslim dalam berpuasa, tujuannya adalah demi kesempurnaan ibadah puasa. Syarat sahnya puasa adalah dengan tidak melakukan hal hal yang membatalkan puasa. Berikut dibawah ini hal hal yang membatalkan puasa :

  1. Makan Dan Minum

    Syarat diterimanya puasa adalah menahan hawa nafsu, termasuk keinginan untuk makan dan minum yang dapat membatalkan puasa. Makan dan minum tentu dapat membatalkan puasa karena memasukkan sesuatu kedalam mulut. Tapi jika hal tersebut terjadi secara tidak sengaja maka puasa tetap disebut sah. Tapi makanan dan minuman yang masih tersisa dimulut harus segera dikeluarkan. Setelah itu tinggal membasuh mulut.

  2. Muntah Secara Sengaja

    Muntah yang dimaksud adalah muntah yang terjadi secara sengaja karena telah memasukkan sesuatu kedalam tenggorokan hingga muntah.

  3. Keluar Mani

    Keluar mani yang terjadi karena bersentuhan kulit dengan lawan jenis dan onani dapat membatalkan puasa. Tapi, jika keluarnya mani dikarenakan ihtilam atau mimpi basah, maka hal tersebut tidak membatalkan puasa karena terjadi tanpa sengaja.

  4. Haid Atau Menstruasi

    Seorang wanita yang sedang menjalani puasa lalu tiba tiba mengeluarkan darah haid, maka puasanya tidak sah. Darah haid adalah darah kotor yang keluar karena siklus hormonal pada wanita.

  5. Berhubungan Badan

    Berhubungan badan pada waktu puasa dapat menyebabkan puasa batal. Bagi siapa yang melakukan hubungan badan saat itu berkewajiban mengganti puasanya (qadha) dan membayar denda atau kifarat.

  6. Nifas

    Nifas adalah darah yang keluar setelah seorang wanita melalui proses persalinan. Darah nifas ini akan keluar selama 40 hari setelah persalinan.

  7. Gila Atau Junun

    Puasa disebut tidak sah atau batal jika orang yang menjalani puasa mengalami kondisi gila atau junun. Orang gila tentu sudah tidak bisa berpikir jernih.

  8. Murtad

    Murtad adalah kondisi dimana seorang Muslim keluar dari Islam. Orang yang murtad puasanya akan batal secara otomatis.

  9. Merokok

    Merokok dapat membatalkan puasa, karena ketika merokok berarti akan ada sesuatu yang masuk kedalam tubuh dan merokok juga biasanya mempunyai rasa yang bisa dirasakan pada lidah.

  10. Bekam

    Bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkn darah yang mengandung toksin dari tubuh manusia. Seperti yang diketahui, orang yang sedang berpuasa tidak diperkenankan untuk mengeluarkan apapun dari dalam tubuhnya, termasuk mengeluarkan darah. Karena itu, bekam dapat membatalkan puasa.

  11. Berenang

    Pada dasarnya berenang diperbolehkan saat berpuasa, hanya saja saat melakukannya harus menjaga supaya tidak ada air yang masuk ke tubuh. Hal tersebut tentunya sulit untuk dihindari, jadi alangkah baiknya menunggu hingga waktu berbuka tiba. Setelah itu baru bisa berenang.

  12. Mengobati Kemaluan Atau Dubur

    Melakukan pengobatan melalui kemaluan atau dubur, atau keduanya bagi orang yang sakit dapat membatalkan puasa. Hal tersebut dikarenakan obat akan masuk kedalam tubuh, sehingga membuat puasa batal.

***

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.