Festival TIK Kabupaten Bandung 2017

Festival TIK Kabupaten Bandung 2017

Desa Pelopor Pengembangan Website Desa
Desa Pelopor Pengembangan Website Desa

Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Bandung menggelar perhelatan Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (Festival TIK ) 2017. Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 dilaksanakan selama satu hari di di Gedung Moch.Toha Komplek Pemda Kabupaten Bandung Soreang, Selasa (12 Desember 2017).  

Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 merupakan kegiatan yang baru pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Bandung. Menurut Dadang sebagai upaya peningkatan pelayanan publik dan pembangunan Information and Communications Technology (ICT) di Kabupaten Bandung, pemerintah sudah seharusnya menerapkan ICT tersebut dalam berbagai sektor pelayanan publik.

Bupati Bandung mengapresiasi Diskominfo Kabupaten Bandung yang telah berhasil memfasilitasi sebanyak 260 website desa (desa online). Hal tersebut akan mempermudah proses komunikasi publik, distribusi informasi serta membuka ruang transaksi pelayanan publik oleh pemerintah, juga aktivitas masyarakat. Sisanya 10 desa yang belum online harus segera dionline-kan juga.

“Ini merupakan upaya peningkatan percepatan dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Terhadap pelayanan publik, semua desa dan dinas harus memacu kinerja, tinggal 10 desa lagi akan kita dorong supaya online juga. Nantinya pelayanan publik di Kabupaten Bandung akan semakin prima,” terang Bupati didampingi Kepala Diskominfo Atih Witartih.

Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 [foto: Humas Pemkab Bandung]
Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 [foto: Humas Pemkab Bandung]

Lebih lanjut Bupati menekankan agar keberadaan website desa tersebut juga mampu memperkuat program Kabupaten Bandung Seribu Kampung. Selain mempermudah kinerja pelayanan publik, masyarakat yang ingin mendapat pelayanan juga akan akan lebih efektif jika ICT tersebut sudah diterapkan.

“Ke depannya, pemerintah dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Aplikasi yang nantinya akan diterapkan di tiap dinas, kecamatan dan kelurahan, seperti pelayanan APBD, PBB, pelayanan kesehatan dan lainnya,” harap Dadang.

Bupati berharap dengan diterapkannya ICT di Kabupaten Bandung, pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama untuk memanfaatkannya, termasuk untuk mendongkrak perekonomian melalui program Kabupaten Bandung Seribu Kampung yang existing-nya sudah berjalan sebagian.

Bupati menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pemanfaatan tersebut, diantaranya meningkatkan akuntabilitas pemerintah dalam menyediakan pelayanan dan akses informasi bagi masyarakat serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Bandung.

Kepala Diskominfo Atih Witartih menambahkan, kegiatan yang berlangsung satu hari itu menghadirkan perwakilan SKPD termasuk Kecamatan se- Kabupaten Bandung, perwakilan desa se Kabupaten Bandung, dengan berbagai narasumber diantaranya dari Telkom University dan Relawan TIK. Acara Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 sendiri terdiri dari berbagai kegiatan diantaranya Seminar, Workshop, Pentas Seni, Lomba Website Desa, Stand TIK, dan lain-lain.

Festival TIK Kabupaten Bandung 2017
Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 [foto: Humas Pemkab Bandung]

“Dengan adanya website desa, kita dorong optimalisasi TIK untuk keterbukaan informasi publik, serta pengembangan potensi desa masing-masing.” kata Atih.

Pada Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 ini juga disampaikan penghargaan bagi empat desa peraih penghargaan pada ajang Lomba Website Desa 2017 sebagai berikut:

Festival TIK Kabupaten Bandung 2017
Festival TIK Kabupaten Bandung 2017 [foto: Humas Pemkab Bandung]
***

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *