Tagar: sosialisasi


Master Data: Sosialisasi Layanan Puskesos Desa Ciburial 1
Saat ini penanganan masalah kemiskinan maupun masalah sosial lainnya masih banyak program pelayanan sektoral yang berjalan sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya masing-masing. Padahal Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 telah mengamanatkan bahwa penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah serta masyarakat selain harus terarah dan berkelanjutan, juga harus terpadu. Informasi Terkait: Cara Booking di Situs Cari Hotel yang Aman Memilih Lokasi Dimana Dijual Mobil Bekas Berkualit... Sejarah Pengelola Badan Air Desa Ciburial Masyarakat Lebih Memilih Smartphone Murah dan Spes...

Master Data: Sosialisasi Layanan Puskesos Desa Ciburial


1
Gerakan Maghrib Mengaji yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI saat ini mulai bergulir, khususnya di Kabupaten Bandung. Di Kabupaten Bandung program ini pun telah di launching dan disosialisasikan di Lapang Upakarti-Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (23 Juli 2011).  Launching dan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (Gemar Mengaji) tersebut diikuti sekitar 4000 jemaah dari berbagai organisasi Islam di Kabupaten Bandung. Turut hadir Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip, Wakil Bupati H. Deden Rukman Rumaji, S.Sos, Sekretaris Daerah Ir. H. Sofian Nataprawira, MP, Kakanwil Kementerian Agama Jawa Barat Drs. H. Saeroji, MM dan Ketua MUI Jawa Barat KH. Hafidz Ustman. Gerakan Maghrib Mengaji dimaksudkan untuk menghidupkan kembali kebiasaan mengaji (membaca) kitab suci Al-Quran sesudah shalat Maghrib. Dengan Gerakan Maghrib Mengaji ini diharapkan dapat menangkal pengaruh negatif yang ditayangkan oleh lima ‘layar’. Kelima layar itu adalah layar televisi, telepon seluler (ponsel), internet, komik, dan majalah. Biasanya anak-anak dan orang dewasa masih suka menonton televisi pada waktu maghrib, sehingga kebiasaan mengaji setelah shalat maghrib itu seringkali dikalahkan oleh televisi, salah satu dari lima layar tadi. Sementara Bupati Bandung, meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil untuk menjadi contoh atau teladan dalam pelaksanaan Gerakan Magrib Mengaji. Ia pun mengharapkan agar gerakan ini bisa diikuti pula oleh seluruh umat Islam khususnya di Kabupaten Bandung. “Dan mudah-mudahan gerakan ini menjadi kebiasaan bagi umat islam yang pada waktu dulu begitu semarak dilakukan disurau, masjid, langgar maupun rumah-rumah penduduk…” harapnya. Informasi Terkait: Membangun Desa Wisata Tidak Bisa Instan Perkembangan Industri Tekstil di Indonesia Tips Mencari Penginapan Murah di Lombok […]

Gerakan Maghrib Mengaji


2
Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Bandung putaran kedua yang digelar hari ini, Minggu (31/10/2010), sepi pemilih. Dari pantauan kedua tim sukses calon bupati dan wakil bupati, setiap TPS hanya diikuti sekitar 30 hingga 50 persen pemilih. "Dari beberapa TPS yang kita lihat memang sepi. Kita enggak yakin sampai 50 persen. Hampir merata di semua TPS. Padahal biasanya kan jam 11.30 WIB juga sudah selesai semua, kalau tadi ditungguin sampai pukul 13.00 WIB juga tetap enggak ada," ujar Jubir Tim Sukses Dadang Nasser-Deden R Rumaji, Dadan Hudaya saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Minggu (31/10/2010). Informasi Terkait: Muwujudkan Aplikasi e-Desa di Kecamatan Cimenyan Ada Desa Biru di Spanyol Asas Pengelolaan Keuangan Desa Nikmatnya Berbuka Puasa Bersama Sariwangi

Pemilukada Kabupaten Bandung Putaran Kedua Minim Pemilih